Anggota DPRD Nias Dapem II Kecewa Atas Kinerja BRR Nias

13,Oktober, 2007

Nias (SIB)
Anggota DPRD Nias, Aluizaro Telaumbanua merasa kecewa atas kinerja BRR (Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi) Nias bidang perumahan karena Mudes (Musyawarah Desa) di Kecamatan Bawolato belum dilaksanakan hingga saat ini.
Demikian diakatakan Aluizaro Telaumbanua kepada wartawan di ruang kerja komisi B DPRD Nias, Senin (8/10).
Selain itu, reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Nias asal Dapem (Daerah Pemilihan) II (Dua) baru-baru ini juga menemukan adanya rumah-rumah masyarakat korban gempa bumi di Kecamatan Bawolato yang belum selesai dikerjakan dan terbengkalai begitu saja.
Selanjutnya, Kecamatan Bawolato yang terdiri dari 16 desa ditambah 1 desa persiapan belum juga dilaksanakan BRR Nias untuk pembangunan rumah baru bagi warga korban gempa tiga desa, sama sekali belum pernah tersentuh bantuan rumah yakni Desa Hilifaosi, Desa Gazamanu, dan Desa Sibohou Silima’ewali. Pihaknya khawatir untuk tahun 2007 yang tinggal dua bulan lagi pelaksanaan Mudes di kecamatan Bawolato bakal gagal.
Banyak rumah warga yang sudah dibangun oleh BRR selama ini tidak berani ditempati pemiliknya karena khawatir bakal ambruk akibat mutunya diragukan,” ucap Aluizato terus terang.
Masih kata Aluizaro Telaumbanua, banyak rumah masyarakat korban gempa yang masih belum selesai dikerjakan dan ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor seperti halnya di Desa Sisarahili yang mana volume pekerjaan hanya sebatas pondasi serta ada pula yang hanya tiang dan dinding yang berdiri kini masih terbengkalai dan belum ada reaksi dari BRR untuk melanjutkan.
Camat Bawolato, Ogamota Telaumbanua SH ketika dikonfirmasi wartawan di Kantor Bupati Nias mengakui Mudes di Kecamatan Bawolato belum dilaksanakan.
Masyarakat mengharapkan kepada BRR Nias untuk memprogramkan pembangunan jalan di Kota Kecamatan Bawolato karena sudah pernah di survey oleh BRR Nias beberapa waktu yang lalu termasuk pembangunan irigasi dapat dilanjutkan apalagi Kecamatan Bawolato terkenal pada waktu dahulu sebagai satu-satunya swasembada beras di Kabupaten Nias. (OLS/o)

8 Responses to “Anggota DPRD Nias Dapem II Kecewa Atas Kinerja BRR Nias”

  1. Atulosa Waruwu Says:

    Pengelola website ini bernama Mustika Ranto Gulo dari UDA Medan Ya, anak almarhum Bapak Ama Asa Gulo moroi ba Hiliwaele Lawelu ya, saya kenal anda sejak di Medan.

    Saya menyarankan kepada anda, anda belum bisa sebagai ketua umum Pilar Nias Barat ! wawasan anda masih sempit, anda mengaku-ngaku Pendeta muda, padahal omonganmu bohong melulu. Jangan coba mengutip-ngutip FT untuk meyakinkan orang pada omonganmu.

    Kelihatannya kamu tidak mengakui potensi orang lain, anda mengira cuman anda yang hebat. Sadarlah bahwa apa yang anda ketahui, apa yang anda miliki belum apa-apa dibanding dengan yang dimiliki orang lain. Jangan selalu melihat ke bawah tapi sering-sering melihat keatas, biar kamu sadar bahwa masih banyak orang lain yang melebihi kamu.

    Saya tidak membenci kamu, cuman memberitahukan keadaan kamu yang sebenarnya. kalau kamu masih rasional, bisa kamu ambil hikmahnya. Tapi kalau anda masih sok dan sombong, silahkan teruskan kecongkakanmu itu.emang gua pikirin.

  2. Miaya Larosa Says:

    Aku juga kenal tuh Mustika Ratu eh Ranto di Darma Agung. sama sama di Darma Agung cuman lain Fakultas dia di tekstil TD Pardede, saya di sospol, he… Ranto aku berada di Surabaya sekarang.

    benar-benar orangnya ingin menang sendiri trus tidak jujur alias lain omomgan dengan pendirian ! heran aku kenapa orang Nias Barat menjadikan Ketua Umum orang yang belum pengalaman berorganisasi. Semoga cepat diperbaiki kemampuannya berorganisasi, kalau tidak ya ketinggalan kereta.

  3. Kelianus Fau Says:

    Gak usah dibahaslah masalah itu, lebih baik kalian perbaiki itu program kerja Pilar yang bisa membawa manfaat pada masyarakat.

    Kalau ada orang yang memiliki kekurangan ya ditutupi oleh yang lain asalkan orangnya mau mengakui kekurangannya. Masalahnya memang ada orang yang tidak mengakui kelemahannya.

  4. Frans Gulo Says:

    Ditujukan kepada Ir. Mustika Ranto Gulo,

    Website ini dibuat untuk tujuan mempromosikan Nias kedunia luar, bukan untuk menandingi website niasbarat.wordpress.com anda. Kalau memang anda merasa terganggu dengan kehadiran website pilarniasbarat.wordpress.com ini silahkan gunakan hak anda sebagai warga negara. Website ini sama sekali tidak mengganggu organisasi yang anda pimpin. Tolong anda berpikir sehat dan rasional gunakan otak bukan dengkul.

    Saya siap melayani anda dijalur hukum apabila anda benar merasa bahwa web ini milik organisasi anda. Jangan hanya anda pintar menjelekkan orang lain, melainkan anda harus belajar dari keberhasilan orang lain. Cobalah belajar mengoreksi diri sendiri dan belajar menerima keberhasilan orang lain.

    Organisasi anda sendiri sedang dilanda masalah yang anda ciptakan sendiri, jangan anda exploitasi nama Nias Barat untuk kepentingan Anda yang baru belajar berorganisasi. Coba bercermin dikaca yang bening dan lihatlah siapa anda. Dimata Tuhan kita ini tidak ada apa-apanya, kita harus saling menghargai, saling mengakui dan saling mengasihi.

    Saya seorang putra Mandrehe yang prihatin dengan perilaku Anda sendiri. Kita malu kepada orang lain karena perbuatan Anda yang memecah belah masyarakat Nias Barat. Coba lihat rekan-rekan Anda sendiri seperti AG, EH, KD, FD, AJP mereka semua profesional mampu memisahkan kepentingan peribadinya dengan organisasi. Mereka justru mendukung BPP-KNB sedangkan Anda berusaha menghambat kinerja BPP-KNB.

    Anda mungkin kecewa dengan keputusan EH, ANG, FD dalam hasil Audit, ingat … mereka itu adalah profesional yang tau apa yang terbaik untuk menjaga keutuhan masyarakat Nias Barat. Kekecewaan Anda jangan bawa-bawa ke dalam rumah tangga organisasi Anda sendiri. Kami semua jadi malu.

    Pilar Nias Barat tidak akan maju bila sikap dan perilaku ini anda pertahankan. Kami sarankan silahkan Anda berdamai secara adat saja, karena nenek moyang kita selalu berpesan agar kita semua senantiasa memelihara kasih damai sejahtera dalam hidup kita. Kalau memang Anda tidak Mampu memimpin silahkan dengan legowo mundur dan berikan kesempatan kepada kader lain yang lebih layak dari anda.

    Mohon komentar ini agar tidak dihapus agar dibaca semua orang demi memperbaiki citra buruk kita orang-orang Nias Barat yang telah diciptakan oleh saudara Ir. Mustika Ranto Gulo, M.Th.

    Salam Hangat

    Ama. Nico Gulo
    Pondok Gede bekasi


  5. Apakah dengan TITEL anda, anda merasa hebat dan siap untuk menjadi LeaderShip Bung Ranto???????###@@@@ Apakah anda memiliki manajemen unggul dari yang lain????? Apakah popularitas murahan yang anda cari???????

    Cobalah anda bersaing sehat Bung, kalo anda merasa berpendidikan!!!!!

  6. Bazatulo Waruwu Says:

    Saya merasa heran bahwa orang Nias gemar berorganisasi namun organisasinya belum tentu baik dan benar jika yang menhadi pimpinanannya sendiri tak mengerti dan tak mau mengerti seni dan aturan berorganisasi.

    Tapi kalau pernah berorganisasi sewaktu menjadi mahasiswa akan lebih mudah menjalankan kepemimpinannya, namun kalau belum pernah atau hanya pernah mengikuti organisasi yang bukan skala nasional seperti kelompok cipayung, maka yang bersangkutan akan menemui kesulitan dalam memimpin organisasi.

    Legalitas dan hirarki pengambilan keputusan harus benar-benar dipahami sehingga apapun keputusannya menjadi kuat dan mengikat kepada semua anggota organisasi. Tapi kalau keputusan diambil secara asal-asalan maka akan menjadi awal kehancuran pada organisasi tersebut.

    Kelihatannya (maaf) Ketua umum Pilar bung Ranto belum banyak tahu berorganisasi sehingga dia tidak mengerti APA yang mau dikerjakan dan BAGAIMANA mengerjakan program organisasi dan dia cenderung menciptakan konflik (dengan bapak Abineri Gulo, dengan bapak Eperson Hia, dengan bapak Ebenezer Hia dan dengan…….siapa lagi atau ada yang menyusul) sebenarnya hal ini merupakan kompensasi dari kelemahannya berorganisasi. Dia menutupi kelemahannya dengan membuat konflik sehingga pikir dia orang tidak memperhatikan APA yang sudah dia lakukan di organisasi Pilar.

    Sejak Pilar deklarasi coba apa program yang dilakukan atau disupport untuk dilakukan, kayaknya belum ada deh, katanya mau usahakan ada bank di Nias, sampai dimana, mana berkas proposalnya.

    Program Pilar yang sudah jalan seperti pembuatan kop dan logo surat oleh bapak Ebenezer Hia, Anggaran Dasar dan ART oleh bapak Abisaloni, mengawal pembentukan Kanisbar dimotori oleh bapak KDaeli, bapak A.Valen dan pak Eben dan pak ABG, akte notaris tak jadi2 waktu ditangani pak Ranto malah menimbulkan masalah akhirnya ditangani oleh bapak Herman dan Sekum serta Tedi.

    Maksud saya mengemukakan ini supaya siapapun personil di Pilar bertanya Apa yang sudah saya lakukan program di Pilar. Mohon maaf jika tidak berkenan dan semoga bermanfaat bagi semua pembaca.

  7. Frans Gulo Says:

    Benar sekali apa yang dikatakan oleh Bapak Bazatulo Waruwu kalau Ir. Mustika Ranto Gulo, M.Th tidak mengerti berorganisasi. dari uraian diatas jelas kalau yang menciptakan konflik sebenarnya adalah Mustika Ranto Gulo.

    Beberapa minggu lalu saya bertemu dengan bapak Abineri Gulo di Gunung Sitoli karena beliau sekarang mengajar disalah satu SMU Neg. di Gunung Sitoli dan membuka Kursus Bahasa Inggris. Beliau bercerita lebar tentang Proses awal pendirian Pilar Nias Barat seperti ini :

    1. Oleh Bapak Ebenezer Hia, Bapak Abisaloni Gulo dan Bapak Meitasi Dolay menelepon Mustika Ranto untuk berkumpul di Taman Anggrek Jkt Barat, untuk membicarakan Ide organisasi masyarakat Nias Barat dalam rangka membantu mensukseskan proses pemekaran Nias barat.

    2. Abineri Gulo bersama-sama Mustika Ranto memenuhi undangan Bapak Ebenezer Hia dkk, sambil minum kopi disebuah kafe Bapak Eben menjelaskan maksud dan tujuan diudang dan kemudian terjadi kesepakatan untuk mendirikan organisasi yang semula diberi nama PILAR NIAS.

    3. Berikutnya diadakan pertemuan di Kantor Bapak Ama Falen Zebua untuk meminta dukungan, Bapak Ama Falen merespon dengan baik dan selanjutnya diteruskan beberapa kali pertemuan di Sarinah yang dihadiri oleh Bapak Nefos Daeli.

    4. Pertemuan di Sarinah tersebut menghasilkan kesepakatan akan mendirikan organisasi Pilar Nias dengan Nama PILAR NIAS BARAT dengan Calon Ketua Mustika Ranto, Sekum Meitasi Dolay, Bendum Oteniel Hia. Bentuk organisasi adalah Perkumpulan. selanjutnya dipersiapkanlah rapat Pembentukan Resmi Pilar Nias Barat di Gedung DPD Golkar DKI Jakarta.

    5. Pada Musyawarah di DPD Golkar tersebut team Formatur pembentukan Pilar Nias Barat terbentuk yang terdiri dari : Ama Falen Zebua, Ama Pratama Daeli, Ama Agus Daeli, Ama Muchael Hia (Eben), Ama Serta Gulo, Dll. Musyarawah menetapkan susunan pengurus PILAR NAIS BARAT untuk periode 6 bulan kerja s/d Desember 2007 yaitu :
    Ketua Umum Ir. Mustika Ranto, Sekum : Meitasi Dolay, Bendum : Oteniel Hia, Badan Pengawas : Ebenezer Hia, Ir. Arifman Gulo, Sifufa Zebua (Ama Falen) dll, Badan Pembina : Ama Agus Daeli, Ama Pratama Daeli, Dll.

    6. Setelah itu Pilar Nias Barat di deklarasikan di Gedung Land mark, yang membacakan hasil musyawarah Pembentukan Pilar adalah Bapak Ebenezer Hia dan yang menyerahkan Pataka Perjuangan Pilar adalah Bp. Alrm. Ama Surya Daeli yang dihadiri oleh BPP-KNB Sumut.

    7. Ir. Mustika Ranto sejak awal menargetkan untuk menjatuhkan Bapak Ama Klara Daeli, makanya dia besar-besarkan kasus Dana bantuan. yang kenyataanya sekarang tidak terbukti penyelewengan. Dia merekayasa hal tersebut agar Ama Klara diganti, dia memprofokasi Bapak Alrm. Ama Surya Daeli, saya tau betul karena saya selalu bersama dia.

    8. Bapak Eben Hia sangat lihai dia melihat ada yang kurang beres dalam diri Mustika Ranto, maka dia ajukan pengunduran diri dari kepengurusan Pilar Nias Barat yang kemudian oleh Bapak Abisaloni membujuknya kembali dengan harapan Mustika Ranto dapat merubah sikapnya yang terus menyerang Ama Klara Daeli cs. Bapak Eben sangat tidak menyukai sikap Ranto yang hanya bermaksud mengganggu BPP-KNB di Jakarta, Dia bolak balik telpon ke Nias agar Ama Klara diganti agar dia kelak menjadi Ketua BPP-KNB.

    9. Abineri Gulo bercerita kalau Mustika Ranto telah menipunya dimana 3 bulan gaji tidak dibayar hingga saat ini. hal yang sama juga telah dilakukannya kepada Bapak Epherson Hia. Kepada klien-kliennya mengaku kalau Bapak Eben Hia itu karyawannya dalam pembuatan website. Kebetulan pernah dia minta bantu menggunakan profil Bapak Eben untuk memuluskan tendernya disalah satu instansi Pemerintah saya saksinya kata Abineri Gulo.

    Dari cerita diatas, saya dapat menyimpulkan kalau Mustika Ranto tidak berkata jujur sebagaimana yang selalu dikatakannya di website niasbarat.wordpress.com. Kasihan juga memang Mustika Ranto karena dia sedang dilanda Sindrom Pingin Populer.

    Yang lebih lucu lagi, dia bermaksud melaporkan Deklarator Pilar Nias Barat Bapak Ebenezer Hia karena telah meluncurkan website resmi PilarNias.Com sebagaimana yang tercantum dalam Kop Surat dan Kartu nama Pilar Nias Barat. Betapa Kolotnya Mustika Ranto……… kalau saya katakan semoga dia tdk sakit hati : Mustika Ranto itu POLTAK (Polos Tak Berotak) lebih tepat lagi kalau dikatakan Bodoh.

    Sekarang Mustika Ranto membangga-banggakan Akta Notaris PNB yang penanda tangannyapun tidak tahu kapan, jangan-jangan Notarisnya Palsu karena prosedur Notaris tentu saja si Notaris mengundang resmi para pendiri untuk tandatangan dan melampirkan hasil musyawarah PNB yg di DPD Golkar DKI Jakarta tersebut sebagai dasar atau acuan berdirinya PNB.

    Kemudan Ranto berkata Bulan Desember 2007 ada Munaslub… hhehehe, emangnya ada hal yang luar biasa sehingga ada munaslub.

    Saran kepada Mustika Ranto :

    1. Belajar berorganisasi dengan benar.
    2. Bertobalah sebelum terlambat dan jangan bawa-bawa FT menutupi
    kelemahan Anda.
    3. Bayarlah gaji Abineri Gulo, Epherson Hia dan janji2 anda di beberapa
    acara Nias. Malu…. dong…
    4. Mundur sajalah dari PNB karena Anda hanya menjadi pengacau saja.

    Salam Hangat

    Ama. Nico Gulo
    Pondok Gede bekasi

  8. jimmi karya daeli Says:

    sangat luar biasa Pak Frans Gulo. pemberani dan tangguh.
    salam dari saya Putra sirombu.

    kalau menurut saya Pak Mustika Ranto ini pintar ekting (jadi pemain sinetron aja Pak, banyak duitnya loh)
    sayang, info dan perbuatan dan tingkah laku Pak Mustika Ranto ini sudah…….( ) membuat saya jadi tidak nyaman tinggal di Onolimbu kalau dia jadi pemimpin.

    saran saya buat masyarakat Nias Barat tercinta
    – jangan pilih pemimpin penjilat.
    – jangan pilih pemimpin yang bodoh.
    – tidak penting gelar bagi seorang pemimpin, itu bkn jaminan (pilih lah pemimpin yg bisa mensejahterakan anda dan keluarga anda)
    – jangan terhasut oleh iming2 di kasi jabatan (BOHONG…….!!!!!!!!!)
    – JANGAN PILIH CALON KORUPTOR (entar buat kekayaannpribadi si pemimpin bisa di jualnya KANISBAR diam2, mau po?)
    – jangan pilih pemimpin yang tidak bisa memimpin .

    Jogya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: