Pemekaran Ditangguhkan hingga 2009

28,Oktober, 2007

Selasa, 23/10/2007

SURABAYA (SINDO) –

Pembentukan daerah otonom baru atau pemekaran daerah akan ditangguhkan hingga pelaksanaan Pemilu 2009. Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto,langkah ini diambil agar pemerintah bisa berkonsentrasi melangsungkan pemilu mendatang. “Untuk sementara, masalah pemekaran daerah ditangguhkan dulu pembahasannya karena Pemilu 2009 semakin dekat.Pendataan penduduk sudah semakin dekat dan pendataan penduduk tidak bisa memberdayakan daerah pemekaran baru,” kata Mardiyanto seusai rapat kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Surabaya,kemarin. Mardiyanto menyatakan tidak akan memproses pemekaran daerah baru jika daerah induk belum mencapai tujuh tahun untuk kabupaten/ kota dan 10 tahun untuk provinsi.Sementara daerah yang telah dimekarkan akan terus dilakukan evaluasi setelah lima tahun berjalan. ”Dari hasil evaluasi yang diakukan Depdagri, banyak daerah pemekaran yang tidak memiliki kekuatan cukup. Akibatnya, daerah tersebut stagnan. Pemekaran daerah yang tidak direncanakan dengan baik, hasilnya tidak akan baik,” kata Mendagri. Karena itu, lanjutnya, seluruh gubernur diminta memberikan bimbingan dan supervisi kepada daerah-daerah otonom baru agar dapat segera berjalan sebagaimana diharapkan. Dalam catatan SINDO, sejak 1999 hingga Oktober 2007 ini, daerah pemekaran meliputi 7 daerah provinsi dan 173 daerah kabupaten/ kota.Total daerah otonom di Indonesia,termasuk daerah pemekaran,saat ini sebanyak 33 provinsi dan 465 kabupaten/kota. Masih pada tahun ini,DPR juga tengah membahas 12 usulan inisiatif pemekaran wilayah, antara lain meliputi pembentukan Kab Anambas (Kep Riau), Kab Bolaang Mongondow Timur (Sulawesi Utara), Kab Bolaang Mongondow Barat (Sulawesi Utara), Kab Sigil (Sulawesi Tengah), Kab Toraja Utara (Sulawesi Selatan), Kab Maluku Barat Daya (Maluku), Kab Buru Selatan (Maluku), Kab Lombok Utara (NTB), Kab Labuhan Batu Selatan (Sumatera Utara), Kab Batu Utara (Sumatera Utara),Kab Bengkulu Tengah (Bengkulu),Kab Kota Sungai Penuh (Jambi). Menurut Mendagri, jika dalam evaluasi selama lima tahun sejak berdiri belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan, akan ada langkah alternatif bagi daerah pemekaran. Alternatif itu berupa peningkatan kualitas daerah dengan melakukan asistensi atau opsi penggabungan dengan daerah lain. Pemekaran, lanjut Mardiyanto, harus dengan semangat yang muncul dari bawah dan diharapkan tidak muncul dari tengah atau atas. Anggota Komisi II DPR Ida Fauziah mendukung komitmen pemerintah soal penghentian pemekaran daerah sebelum Pemilu 2009. Pemekaran, kata Ida, harus diselesaikan pada tahun ini sehingga pada 2008 diharapkan tidak ada lagi pemekaran daerah karena sudah harus fokus pada agenda pemilu. “Meski saat ini masih ada beberapa pembahasan pembentukan daerah baru di DPR, itu sebaiknya diselesaikan tahun ini juga,” kata Ida. Dia berpendapat, jika pemekaran daerah tetap dilakukan, itu dapat mengganggu konsentrasi pelaksanaan pemilu. Karenanya, daerah-daerah juga didorong untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 2008. Selain membahas daerah otonomi baru atau pemekaran wilayah, Raker dan Munas APPSI membahas sejumlah persoalan,seperti sinkronisasi pembangunan daerah, perhitungan formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) 2008, serta penanggulangan rakyat miskin. “Ini kesempatan pertama saya bertemu dengan semua gubernur dalam konteks raker sejak saya dilantik dua bulan lalu. Saya sangat berharap APPSI bisa menjalankan fungsi dalam mengatasi permasalahan di daerah sekaligus menjembatani daerah dengan pemerintah pusat,” ujar Mardiyanto. Foke Terpilih Dalam raker tersebut, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo akhirnya meneruskan pendahulunya, Sutiyoso, sebagai Ketua Umum APPSI periode 2007–2011. Dalam pemilihan, Fauzi Bowo yang akrab dipanggil Foke itu menyingkirkan calon kuat lain, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad. Dari total 33 suara, Fauzi mengantongi 27 suara, Fadel 5 suara, dan 1 suara abstain. Padahal sebelum pemilihan, Fadel digadanggadang sebagai kandidat terkuat. Pemilihan pengurus APPSI periode 2007–2011 berlangsung lancar dan tertutup di Hotel JW Marriott Surabaya. Seusai terpilih, Foke berjanji meningkatkan peran APPSI dalam menjembatani hubungan pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat dan antarpemerintah provinsi sendiri.”Secara spesifik, tugas utama APPSI adalah menata pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia,” ujar Foke. Dia menambahkan, tata pemerintahan di daerah sebenarnya telah diatur dalam UU No 32/2007. Namun, faktanya masih banyak peraturan sektoral yang tidak sesuai dengan tujuan otonomi daerah, seperti sejumlah kewenangan pusat yang tidak diserahkan ke daerah. Enam kewenangan itu antara lain kebijakan luar negeri,keuangan moneter, yustisi, agama, juga pertahanan dan keamanan. Adapun bidang lainnya telah diserahkan dan dilaksanakan di daerah. Menjembatani enam unsur itulah yang menjadi tugas utama APPSI. (kukuh setyawan/ rijan irnando purba)

2 Responses to “Pemekaran Ditangguhkan hingga 2009”

  1. Pemekaran Nias Says:

    Kelihatannya sih, persyaratan untuk pemekaran di Nias telah diserahkan ke Depdagri pada hari Senin 29 OKtober 2007.

    Katanya orang Depdagri sudah lengkap, harapan untuk di jadikan daerah otonomi Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli masih terbuka…….semoga bukan bahasa politik…hehehe..biar fulus mulus tak tahunya kita gigit jari.

    Tak apalah setiap tindakan ada resikonya.

    Maju terus pantang mundur.

    Tarisa Daeli

  2. Petrus Giawa Says:

    Setuju Pak Daeli.

    Kita mesti hati-hati, jangan sampai uang diberikan tak taunya pemekaran Nias tak jadi-jadi.

    Ya’atua-tua ami hulo gulo, ba ya’atulo ami hulo marafadi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: