Berapa Cepatkah Anda Melepaskan Diri Mempercayai Kebohongan Seseorang

3,April, 2008

Mempercayai orang lain adalah hal yang biasa dilakukan oleh setiap orang apalagi kalau orang tersebut selalu memakai atribut yang rohani-rohani, seperti pendeta atau pdm yang tidak jelas pendeta dimana atau jemaatnya dimana.

Padahal seorang sahabat pernah menasehati bahwa jika anda ketemu orang yang selalu membawa-bawa firman tuhan untuk meyakinkan orang akan omongannya atau memakai atribut sebagai pendeta atau pdm jangan pernah mempercayai orang tersebut karena lebih banyak bohongnya.

Hal  ini terbukti dari pergaulan orang di Pilar kata ANR yang mengirim tulisan ini, dulu ketika saya bertemu MRG saya yakin sekali bahwa orang ini baik sampai saya mau bekerja sama dalam usaha pasang alat-alat listrik si MRG, setelah 3 bulan malah gaji saya tak dibayar-bayar sama MRG. Saya menjadi serba salah mau minta tapi MRG mau bayar pakai apa karena keluarganya juga pas-pasan hanya penampilannya saja yang sok-sok punya duit. Akhirnya saya mengundurkan diri tanpa dibayar. Lepaslah saya dari kebohongan MRG.

Saya sempat bersama EPS yang bekerja sama dngan MRG, ujung ceritanya malah saya dengar lebih seru, sampai-sampai ancam-mengacam dilakukan agar ada alasan tidak mau bayar gaji EPS dan lepaslah EPS dari kebohongan MRG.

Masuk ke organisasi Pilar MRG kenal dengan banyak orang yang dengan cara menggunakan firman tuhan meyakinkan orang-orang disana. Ternyata tak ada apa-apanya, tak ada duitnya waktu deklarasi di gedung landmark untuk menutupi kekurangan dana sementara dana dari ALG yang dipakai. Saya kira ALG mulai curiga ada yang tak beres..

MTSD yang sekretaris lebih dulu mau mengundurkan diri dari jabatan itu karena sudah membaca hal yang tak beres dengan MRG (cuman ngomong doang dan tak ngerti apa yang mau dilakukan sbg seorang ketua) namun saya dengar karena dibujuk-bujuk teman yg lain, maka MTSD bertahan sementara. lepas dari kebohongan.

EEZ yang melihat gelagat MRG yang tidak berkata sebagaimana apa adanya menyatakan mengundurkan diri dari Pilar, sama juga seperti diatas karena dibujuk teman-teman masih tetap bertahan walaupun sudah faham akan trik-trik MRG sehingga setiap rapat selalu terjadi perdebatan panjang. Lepas dari kebohongan. 

Sekitar Agustus 2007 ALG saya dengar mendeklarasikan bahwa tingkat kepercayaannya thdp MRG hanya 20 %  artinya apapun yang dikatakan MRG hanya dipercayai 20 % oleh ALG. Lepas lagi dari kebohongan walau agak lambat.

Januari 2008 NFD secara penuh lepas dari kebohongan.

Februari 2008 AGTS lepas juga dari kebohongan.

Yang lama lepas-lepasnya ada 2 atau 3 orang (OTN, HMN, SFZ) disamping Mencari orang-orang baru sehingga silih berganti menempati posisi wadah objek kebohongan.

Mohon maaf, saya hanya berusaha menyampaikan bahwa lebih cepat sadar untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya akan menjadi lebih baik.

Dan sebagai jaminan orang ini tidak bisa dipercaya adalah tidak memiliki satu orangpun teman yang awet (dekat, lama berteman dan bisa menasehati). Teman yang ada banyak adalah hanya teman yang sekilas saja.

bagi yang sudah bebas mari kita ketawa..hahahaha

Dan bagi yang belum semoga anda menyelesaikannya dengan happy ending.

14 Responses to “Berapa Cepatkah Anda Melepaskan Diri Mempercayai Kebohongan Seseorang”

  1. Maliakho Says:

    Seru juga tulisan ini, memang susah percaya kepada orang2 yang ngaku-ngaku pendeta karena Firman Tuhan mengatakan bahwa pada akhir zaman akan ada banyak Nabi-Nabi palsu berkeliaran di muka bumi mempengaruhi orang-orang agar ikut mereka ke neraka.

    MRG salah satunya mengaku Pdm, jangan2 cuma ngumpulin kolekte di gereja trus ngaku Pdm, dan lebih sadisnya kolecte ditilep juga. Hahahaha. kecawa sejenak. …. hehehehe….

    Selamat ya kepada yg duluan lulus dari penipuan MRG. dan selamat menikmati kepada yang masih belum Lulus

  2. Budieli Z Says:

    Hari Jum’at 4/4/2008 saya hadir di pertemuan yg digagas HIMNI, pertama kalinya saya liat Ranto Gulo ketua Pilar Nias Barat pakai baju hitam, jenggotnya di ukir bagus. he…2x kelihatan ganteng duduk dibagian depan. Saya tanya orang yg duduk disebelah saya Bapak Waruwu, yg mana ketua PNB, dia jawab yg baju hitam duduk meja depan, trus saya tanya lagi yg mana Bapak Drs. Matias Daeli, dijawab yg disebelah saya ini pake Batik.

    Awalnya saya lihat Ranto ceria, tiba-tiba dipertengahan presentasi Sekum HIMNI datang yang namanya Bapak Eben Hia, kedatangan beliau sebagian besar hadirin mengenalnya dan banyak yg respon beliau. seperti biasa beliau suka low profile dia duduk 2 baris dibelakan bagian kiri Ranto. Sayapun menyapanya dari jauh bersama Irfan Polem dan Waruwu.

    Ranto melihat kedatangan Bapak Eben, sejak itu Ranto berubah penampilannya menjadi gelisah tak karuan, Pucat. Apalagi Pak Matias mempersilahkan Pak Eben untuk maju ke depan. Tidak lama kemudian datang lagi tokoh PNB yg pernah saya lihat fotonya di Koran bulan september di Medan bapak Loni Gulo senior kami di KMN. Melihat kehadiran Pak Loni tiba-tiba Ranto gelisah luar biasa dan langsung keluar ruangan dan lenyaplah dia. Diapun tidak kembali lagi ke kursinya sampai acara itu bubar.

    Saya tanya-tanya kepada Pak Waruwu, kenapa Pak Ranto tadi kabur, dia jawab ke saya mungkin kehadiran Bapak Eben dan Bapak Loni juga Pak Matias membuat Ranto tidak nyaman, karena ketahuan boroknya sedang di usut di Polda. mendengar itu Pak Matias tersenyum dan membantahnya dan berkata tidak ada kaitannya lah. Mungkin Ranto ada tugas mendadak. kata pak Matias. Sayapun tambah penasaran dan coba cari tahu ke orang-orang lain, mereka juga punya analisa yang sama dengan pak waruwu.

    Pendapat saya, kenapa Ranto harus takut kalau memang dia merasa tidak bersalah kepada orang-orang tersebut. Dalam politik kan biasa yg namanya perbedaan, juga lumrah saja kalau merebut kekuasaan dengan cara-cara yg tidak elegan. namanya juga politik. Seharusnya sebagai pemimpin saat2 seperti itulah menunjukkan kebolehannya merangkul rekan-rekannya.

    Salut Buat Bapak Eben

    Sosok Pak Eben ini kadang-kadang kontroversi, beliau sangat jeli dan selalu bertindak cepat. Cirikhas bicaranya di forum-forum yg serius dan menghibur membuat suasana mencair, saya berpikir jangan2 Pak Eben menyerang Bupati Nias yg dikenal saat ini lawan politiknya di Pilkada Nias gara2 Pak Eben melalui Aliasni Jaringan Bersatu yg dibangunnya di Nias beranggotakan seluruh LSM-LSM pro demokrasi di Nias. Sangat luar biasa analisa Pak Eben dan membuat suasanya menjadi hangat dan ternyata beliau tidak menyerang Bupati. Bupati sempat gelisah melihat Pak EBen berdiri dan berbicara. Tetapi setelah Pak Eben menyampaikan pokok2 pikirannya, Bupati Nias tersenyum. Hahahaha.

    Ketika acara makan bersama, saya mengikuti terus jejak Pak EBen, ingin tahu apa gembrakan yg dia lakukan, ternyata dia dikerumuni sama Ama Yorin, Ikhtiar Ndruru Ketua HIMNI, Agus Gea, Bapak Taruyu (Dubes), Samaga Sarumaha, dll. Disana Pak Eben ceramah lagi mengenai strategis yg ditawarkannya, orang2 tersebut dengan seksama mendengar dan merespon positif diskusi pak Eben tersebut. Yang menarik Pak EBen katakan sama Ama Yorin dan Ikhtiar, Jangan kalian waktu ingin jadi Bupati saja baru mau ke Nias dan berkoak2, sekarang lah saatnya kalian buktikan bahwa kalian punya kepedulian di Nias. Heheeheeee, disambut tawa canda oleh kelompok itu. Luar biasa keberanian beliau menyampaikan pendapatnya. Pak Dubes kemudian minta pak Hia berfoto bersama.

    Saya baru mengenal betul yg namanya Pak Eben, wajarlah kalau pendapat2nya sering kontroversi karena beliau tidak pernah ragu menyampaikan apa yg benar menurutnya sekalipun orang yg menerima itu tidak siap menerima kritik pedasnya. Tetapi kehebatannya dia sangat rendah hati. Heheehhe dan selalu ceria.

    Kembali ke Ranto tadi… ternyata mentalnya Ranto itu mental tukang becak, tidak punya keberanian, hanya berkoak-koak di website saja, tidak juga punya konsep apalagi program kerja. Tetapi sangat pintar berkamuflase. Namanya juga Salesman elektornik dan Obat-obatan. Walaupun demikian Ranto itu orang sukses. Calon Bupati Nias Barat. Yang heran kenapa Ranto senang kalau Pemekaran Nias barat batal…. Mari kita tanya rumput yang bergoyang….

    Salam ya

    Budieli Zai
    Asal Desa Hilidarua

  3. Meiatasi Dolai Says:

    Luar biasa……kawan-kawan seperjuangan

    Lama saya tak mengikuti perkembangan Pilar, maklum ngurusin keluarga dan jauh dari Jakarta.

    Tulisan diatas kok sangat tau ya bahwa orang-orang Pilar yang sudah melepaskan diri dari omong kosong Mustika Ranto itu adalah pak Abineri Gulo, Eperson Hia, saya (Meiatasi Dolai), Ebenezer Hia, Abisaloni Gulo, Nefos Daeli, Agustinus daeli, Pariaman Daeli, Efendi Zebua, Florus Daeli, Syukur Rahmat Gulo, Sukawani Hia, Yosafati Daeli, Teddy Basoginoto Daeli, Faano Gulo.

    Dan yang belum bisa melepaskan diri mempercayai kebohongan Ranto adalah Otenieli Hia (AJP), Herman Zebua dan Sinufa Zebua..hehe mungkin juga Arifman Gulo masih belum lulus.

    Dari awalnya kami mendirikan Pilar (Saya, Ebenezer Hia, Abisaloni Gulo) atas usul Abisaloni Gulo memanggil Ranto yang membawa Abineri Gulo (Abisaloni memanggil Ranto), kami bertemu di mall Taman Anggrek Jakarta Barat.

    Lalu dalam perkembangannya mendekatkan beberapa orang, saya memanggil AJP, pak Abisaloni memanggil Nefos, pak Eben memanggil pak Sinufa dan pak kasaro dan pak Florus, pak Ranto membawa pak Eperson dan pak Haeli dan teman-teman lainnya.

    maaf pemikir dan konseptor Pilar itu sebenarnya hanya 3 orang yaitu pak Eben Hia, Nefos Daeli dan Loni Gulo, 2 orang mantan aktifis kampus sedang Eben aktifis GAMKI, Ormas, LSM dan Partai (DPP Partai PDS sampai sekarang). SAYANGNYA MEREKA BERTIGA TAK BERSEDIA MENJADI KETUA UMUM sehingga mereka mempercayakan kepada Ranto tapi mereka bantu sepenuhnya dalam kegiatan.

    Dalam perjalanannya semakin ketahuan bahwa Ranto tidak nyambung (mungkin karena tak ada background organisasi) namun Ranto bukannya mau belajar tapi sok-sok pintar dan mau menggurui..lha dia tidak sadar bahwa yang dia hadapi siapa ?

    Maka terjadilah bagaikan anak SD mengajari anak SMA, ya di ketawai melulu…..lama-lama Ranto merasa minder dan merasa termarjinal dalam kontes keorganisasian dan membentuk kelompoknya sendiri yang terdiri dari Agustinus Daeli, AJP dan Herman Zebua. Terakhir saya dengar Agustinus sudah menyadari dan melepaskan diri dari kelompok itu. lalu kelompok itu berkolaborasi dengan orang-orang lain untuk TETAP MEMPERTAHANKAN posisi Ketua Umum.

    Pak Eben, pak Loni dan pak Nefos kenapa tidak ngotot merebut ketua umum ? menurut saya alur pikiran mereka kira-kira seperti ini :

    – Tidak ada yang suka menonjolkan diri sbg ketua
    – Suasana Pilar sudah tidak sesuai dengan konsep perjuangan semula.
    – Memang kalau mau memberikan partisipasi tidak mesti melalui Pilar.
    – Pilar sekarang biarkan saja mereka kelola. secara organisasi sudah selesai tugas mereka.

    itulah yang terjadi yang saya tau mengenai di PIlar.

  4. Melani Gulo Says:

    Salah satu tanda akhir zaman menurut nubut di Alkitab yakni banyak yang mengaku-ngaku dirinya NABI (Hamba Tuhan atau Pendeta) yang sesungguhnya mereka adalah Serigala berbulu domba. Seperti tuanku Pdm MRG, STh, Mth yang mengaku Pendeta Gereja tertentu di daerah Roxy, padahal disana dia hanya sebagai pelayan pengumpul kolekte dan menurut orang=orang gereja justru dia yang sering buat ulah di jemaat. Banyak yg sudah tertipu olehnya minta pasangin CCTV ternyata dia ngasih barang rongsokan dan palsu.

    Om saya SKWN HIA, pernah nyerfis AC dirumahnya di daerah Cilengsi total biaya Rp. 200.000 alasan waktu itu dirumah tidak ada uang tunai, maka tidak langsung dibayar, tetapi sampai sekarang sudah 2 bulan juga belum dibayar-bayar. Malu kan… masa uang segitu aja harus bohong, kasihan dong orang kecil seperti Omku SKWN itu. Memang sih… ngakunya Kaya punya mobil mewah tapi 200rb aja ditilep. Dengar-dengarnya lagi, uang Pilar yang dikumpulin mau buat Buletin juga di sikat. Pokoknya tidak tau deh kapan Tuan Tengkulak ini berhenti bohong.

    Ga usah pake nama Tuhan segala deh… belangmu sdh ketahuan kok… Tipu sana tipu sini, jangan suka makan jerih payah orang dong, bayar tuh utangmu sama Om SKWN dan Utang-utang kepada panitia Munas PNB. Juga bayar tuh sogokan orang2 yg milih kamu 50.000/org.

    Melani Gulo

  5. Pandita Says:

    Maaf ya, Nama saya Pandita bukan Pendeta, jemaat saya seluruh Indonesia baru 5 jt orang, tetapi saya tidak pernah gembar-gemborkan saya seorang Pendeta. Yang utama sebenarnya adalah bagaimana sikap dan perilaku kita menjadi saksi-saksi kebenaran bukan malah menjadi batu sandungan. Tuhan Yesus telah memberi kita perumpanaan sebagai “GARAM dan TERANG DUNIA”.

    Buat apa embel2 STH, MTH, PDM, PDT atau DR.TH, BISHOP, EPHORUS, GURU JEMAAT, SINENGE, SATUA GOSALI dll, kalau toh perbuatan tidak mencerminkan sikap Anak-anak Tuhan. sangat memalukan mengaku-ngaku Pendeta tetapi suka memfitnah, penuh iri dan dengki, curang dalam mengais rejeki, Tipu sana Tipu sini (Direktur PT. TIPSANI), Sogok-menyogok (KKN).

    Matius 7:15-23 mengajarkan kepada kita tentang bahwa “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas (ayat 15)”. dan kemudian pada ayat 22-23 Tuhan menegaskan sikapnya kepada mereka seperti ini ” (22)Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-KU : Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga ? (23) Pada waktu itulah aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyalah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    Sdr.ku yang mengaku Pendeta Gereja GBI Sungai Yordan, Ruko Roxy Mas – Jakarta Barat bertobatlah, kembalilah ke jalan yang benar selagi matahari belum terbenam. Janganlah anda menambah luka dan goresan di Hati Tuhan Kita Yesus Kristus dan jangan mencemarkan Gereja GBI Sungai Yordan karena GBI Sungai Yordan tidak pernah mengangkat pendeta yang punya perilaku aneh seperti Anda. Bertobatlah….bertobatlah….bertobatlah…

  6. Gregorius Waruwu Says:

    Yaahowu fefu

    Saya sangat tertarik dengan diskusi anda disini pada awalnya, cuman setelah ketahuan siapa siapa yang sering menulis di situs ini dan di situs tetangga lainnya

    Yang mengaku si klarifikasi yang dari Wisma Presisi Jl Taman Aries Meruya- Kembangan dan Kevin di Merpati Building tak lain adalah Otenieli Hia alias AJP. Maaf ini orang yang tipe penjilat, didepan orang baik-baik ngomongnya tapi dibelakang kita lain lagi omongannya, kawan ini ada sedkit kelainannya tetapi yang pasti pak AJP ini orang yang tidak jujur, tidak terus terang dan cepat sakit hati. Jangan tersinggung ya pak AJP memang anda seperti itu.

    Kralifikasi : 203.89.24.73
    inetnum: 203.89.24.0 – 203.89.31.255
    netname: DATAUTAMA-NET
    descr: PT Data Utama Dinamika
    descr: NAP
    descr: Wisma Presisi Lantai 2
    descr: Jl. Taman Aries Blok A1 No 1
    descr: Meruya Utara – Kembangan
    descr: Jakarta 11620

    Yang ngaku di Merpati building, ya itu tempat Ranto mengelola cleaning service dan alat-alat listrik gedung itu, sehingga dikasih, ruangan gudang tempat alat-alatnya, gak dibayar tuh, gratis.

    3. Kevin IP : 222.124.50.60
    inetnum: 222.124.48.0 – 222.124.63.255
    netname: TLKM_D2_BB_SPEEDY_JKT
    country: ID
    descr: PT Telkom Divisi Regional II
    descr: Telecommunications/Communications
    descr: Gedung Grha Citra Caraka
    descr: Jl Jend Gatot Subroto Kav 52
    descr: JAKARTA
    admin-c: AK289-AP
    tech-c: DS472-AP

    Untuk Bapak Kevin lokasi anda sudah terdeteksi di :
    http://maps.google.com/maps?f=q&hl=en&geocode=&q=merpati+building&sll

    Akhirnya jadi tak menarik lagi ya karena orangnya sudah ketahuan dan sudah kenal wataknya.

    Semoga kedua sdrku yang mengaku orang “ROHANI” ini sadar dan bertobat serta keluar dari topengnya.

    GBU

    Gregorius Waruwu

  7. Pemerhati Says:

    Kabar gembira buat Ranto Gulo, bahwa kasus laporan Drs. Matias Daeli itu tidak benar ada, karena saya sendiri kerja di Polda Unit II Reskrim dan saya sudah tanya kepada analyst kami bahwa LP tantang bapak itu tidak ada. Jadi kasus itu sebenarnya untuk membuat pak Ranto terganggu saja. Bapak boleh tenang, kapan-kapan kalau ke Polda boleh kita ketemu, Kalau bersedia datanglah hari Rabu tgl. 9 April 2008 saya seharian piket biar kita diskusikan. Bapak sebenarnya bisa melaporkan balik wartawan yang menulis berita disitus http://www.yaahowu.com/?p=379 tersebut. Apalagi sekarang UU ITE sudah disahkan dan bapak bisa menganggap itu pencemaran nama baik.

    Saya sdh simpan Nomor HP Bapak, hari rabu kita telpon-telponan biar kita diskusikan. Kalau orang2 seperti itu dibiarkan maka semakin merajalela nantinya, malu kita sebagai orang Nias. Tetapi kalau tuduhan Bapak Matias itu benar Bapak Ranto juga harus bisa bertanggung jawab, saya juga tidak bisa bela bapak. Makanya saya sungguh2 cari berkas laporan tersebut.

    Salam perjuangan ya.

  8. Bualanaso Says:

    Sebaiknya Pilar itu dibubarkan saja, hanya nambah-nambah deretan sakit hati. yang bersaudara saling fitnah. Apalagi kalau Mr. Ranto dan Mr. Fatizaro berpasangan, wah, dunia seperti mili mereka berdua. sama-sama tinggi hati. Cocoknya sih Ranto itu jadi tukang parkir.

  9. Edwar Maruao Says:

    Bapak Zai berdua, saya sudah ngobrol2 dgn pak Eben, pak Loni, pak Nefos, pak Ama Agus, pak Florus, pak dokter Yosafati daeli, pak Efendi Zebua, pak Ama Albert Hia, pak Ama Oscar Gulo dan yang lainnya mereka bilang buat apa Pilar yang telah jatuh ke tangan orang yang nafsu ingin populer biarlah ditangani sendiri kalau memang si Ranto punya kemampuan…hehe kayaknya mereka mau biarkan saja alias sudah lepas tangan.

  10. Ririt Says:

    Diwebsite Niasbarat.wordpress.com ada tulisan DIBURU MUSUH, TETAPI DITOLONG ALLAH, trus gw nanya ama redaksinya, bagaimana kalau musuh itu benaran orang jahat dan bejat. soalnya sekarang ini banyak yg ngaku2 sebagai rasullulah tapi perbuatan bejat. Kasihan juga ya si Ranto itu.

  11. Samawa Mobil Says:

    Kalau ada mobil yang mau dijual tolong kasih tau, aku mau beli yang seken seken aja dan masih bisa dipakai keluar kota.

    Tks


  12. SALAM KENAL.
    Dengan FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU (FKI-1),Ormas Independen. Untuk lebih mengetahui kegiatan dan AD/ART FKI-1 dapat dilihat di Website:www.apindonesia.com. Sekretariat:Gd.Dewan Pers.Lt.5.Jl.Kebon Sirih No:32-34 Jakarta Pusat. Tlp:0213503349, 3864167. Email:satufki@gmail.com.

  13. Vektort Says:

    NO KHODA FEFU………..

    Ya’ahowu banua ba talifuso fefu,

    1. Selamat dan sukses, maju terus pantang mundur, (ini adalah bahasa pasaran bagi setiap orang yang meraih prestasi, memiliki arti dan menjadi motivasi). Kepada siapa saja ONO NIHA, marilah ta O toi ba ta O mado ONO NIHA. Kepada saudara EBENEZER HIA, merupakan motivasi yang berkesinambungan prestasi yang telah saudara rintis kini bagi setiap kita ONO NIHA saat ini.
    2. Dalam membangun NIAS saat ini, sekali lagi saya sampaikan mari TA O TOI ba TA O MADO ONO NIHA. Inilah saatnya kita saling bergandengan tangan dalam menciptakan sumberdaya manusia, yang berpotensi baik di bidang kebudayaan maupun dibidang pendidikan.
    3. Dunia telah mengenal NIAS, tetapi mungkin kini sedang redup dimata mereka, dan kesempatan itu datng tidak karena pertikan dan perselisihan tetapi oleh karena adanya FATALIFUSO TA yang sangat erat.
    Kepada sahabat, masyarakat NIAS dimana saja kita berada, belakangan pasca bencana alam dan dalam proses terjadinya pemekaran yang tiada henti di pulau tercinta TANO NIHA, bukan berkurangnya masalah yang kita dapati, bukannya ada perhatian lebih yang kita rasakan dari kalangan kita ONO NIHA, tetapi semakin maraknya pertikaian dan pergolakkan MORAL, yang tanpa kita sadari hal itu terjadi di lingkungan kita sendiri( mungkin hanya sebahagian orang yang mengalami).
    4. NIAS saat ini sedang “MEMBANGUN”, apakah yang lebih berarti dalam membangun NIAS saat ini…?
    5. Bologo DODOU KHOGU, TENGA KHOU ZURAGU, na fatimba khou ba boi fondrondrongo ligu.

    Salam buat seluruh masyarakat NIAS di mana saja kita berada saat ini,
    YA’AHOWU

    VEKTORIUS TELAUMBANUA
    ANG MO KIO – ‘SPORE

  14. Vektort Says:

    YA’AHOWU..

    Ufakhai-khai zinura dodogu batobali sura ia khogu.

    He yaugo landri-dri, o hongo-hongi goboula dodogu lo li
    U kha’a-kha’ai sokhogu o wokhi ba ali-ali,
    Tebai u taha ba owokhi, a fokho sibai, ikhamo dodogu
    wa owokhi.

    Te hongo, teturia ami sotoi NGONALI
    Mi ohe duria si sokhi, mi fa’ema soi banuami
    Ha bambewe irugu zami tetandrai,
    Ba nano ahori zami,u andro boi o’ osiloli…

    Zinura dodogu ufa ema ba ufao he’o khomi…

    saohagolo…

    vektort
    ang mo kio – s’pore


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: