Hak-hak Drs Taroni Hia Sebagai Tersangka Terpenuhikah ?

18,Mei, 2008

Selasa (13/5) kemarin Tim penyidik diketuai Kasi Pidsus Harli Siregar SH MH atas perintah Kajari Medan Mangihut Sinaga SH MH, menahan Kadis Pendidikan Nasional (Kadis Diknas) Sumut Drs TH dan Bendahara UN TA 2006/2007 Drs MP di Rutan Tanjung Gusta Medan.Dana APBN tahun 2006-2007 dimana Dinas Pendidikan sumut mendapat alokasi dana senilai Rp7,6 miliar. diduga dimark up terutama dalam Item pengeluaran honor petugas pendataan dan pengeluaran biaya perjalanan dinas yang tidak sesuai, serta pengeluaran biaya konsumsi desiminasi UN tingkat SMP yang tidak dilaksanakan atau fiktif. Sehingga negara mengalami kerugian Senilai Rp1,5 miliar.

Pak Taroni Hia masih status TERSANGKA belum TERPIDANA artinya ada kemungkinan dia korupsi (kalau terbukti di pengadilan) dan ada kemungkinan dibebaskan (kalau tidak terbukti apa yang dituduhkan kepadanya) makanya dalam status orang sebagai tersangka DIPERLAKUKAN AZAS PRADUGA TAK BERSALAH (orang-orang tersangka itu HARUS diduga/dianggap TAK BERSALAH dahulu sebelum terbukti di pengadilan).

Tersangka, terdakwa bahkan terpidanapun HARUS dipenuhi hak-haknya seperti bagaimana perannya pada kejadian tersebut, termasuk hal-hal yang meringankan dan peluang proses hukum yang masih bisa terbuka bagi orang-orang tersebut. Hal ini bisa kita perbandingkan dengan TERPIDANA MATI BOM BALI, Amrozi cs semua peluang proses hukum dibuka seluas-luasnya bagi mereka. Dengan prinsip JANGAN SAMPAI HUKUMAN/VONIS yang diberikan kepada setiap orang yang bersalah MELEBIHI kesalahan yang diperbuatnya.

Kalau berkenan marilah kita berikan pemikiran bagaimana supaya AKIBAT/HUKUMAN PAS TEPAT DENGAN PERBUATAN sehingga tidak ada yang dizolimi.

Sebagaimana kita saksikan dalam pemberitaan beberapa media massa seperti TV, koran, internet baik lokal maupun nasional terasa sekali bahwa pak Taroni Hia diperlakukan seakan-akan sudah bersalah padahal apa yang dilakukan kepadanya adalah masih tahap penyelidikan. Kemudian dalam hal ini kapasitas pak Taroni Hia sebagai Kepala Dinas tentu tidak menangani hal-hal teknis tetapi ada bawahan yang bertanggung jawab terhadap operasional. nah apakah orang-orang operasional ini yang merupakan bawahan pak Taroni sudah semuanya diadakan penyelidikan oleh pihak kejaksaan ?

Semoga dalam kasus ini jangan ada loruptor yang terlewatkan oleh kejaksaan karena kasus seperti ini melibatkan banyak orang atau korupsi berjamaah.

6 Responses to “Hak-hak Drs Taroni Hia Sebagai Tersangka Terpenuhikah ?”

  1. Sangaro Rivaldo Giawa Says:

    Menyaksikan secara visual dan membaca beritanya ada ketidakseimbangan dan perlakuan penzoliman terhadap Taroni Hia oleh kejaksaan Medan dan media massa.

    Sebagai masyarakat Nias saya sangat tidak terima perlakuan tersebut. Saya harapkan pengacara-pengacara Nias di Medan dan daerah lain mohon berikan pemikiran agar hak-hak Taroni Hia dipenuhi termasuk dalam memperlakukannya.

  2. Peter Gulo Says:

    Iya saya sangat setuju topik diatas, kita perlu memberikan dukungan moril kepada gaa Ama Rini walaupun dalam keadaan seperti sekarang ini.

    Bukankah dalam keadaan tersesak, manusia sangat membutuhkan dukungan ?

    Terima kasih

  3. Sanyah Ndruru Says:

    Taroni Hia saya yakin telah korupsi, karena kami juga merasakan di sekolah-sekolah yang ada di Nias beberapa tahun terakhir ini, dana Ujian selalu tidak ada, atau ada tetapi sangat minim, seperti kejadian sama saya, tahun pelajaran 2006/2007, saya telah diminta memeriksa soal-soal ujian siswa/i peserta ujian di tingkat SD selama satu hari dan banyak guru-guru yang lain, ternyata sampai sekarang belum dibayarkan sepersen pun sama kami dangan alasan sampai saat ini belum turun dari pusat, dasar bajingan…………jadi berlaku hukum kapilaritas………apa yang terjadi dari atas, pasti ada akibatnya ke bawah…………….tanx.

  4. Shezgone Says:

    untuk pak sanyah ndruru…
    seharusnya bapak bangga ada seorang putra terbaik nias yang mampu menembus posisi kadis di propinsi. Sepertinya sifat masih sama dengan kebanyakan orang yang di kampung2 kalau ada orang yang “LEBIH” dari bapak, bapak senang bersuka ria klo dia jatuh. Lagian memeriksa soal ujian sdh mrpkn kwajiban bapak sebagai seorang guru, di luar honor periksa ujian bapak masih punya gaji dr pmerintah. UTO GEFE MANO YAUGO!!!!!
    SEMANGAT PAK TARONI HIA!!! masyarakat Nias bangga punya sosok seperti Bapak…

  5. Franky Says:

    Dah pada sakit jiwa loe pada orang. Emang setaraf kadis diknas dah hebat banget paan? Besan SBY aja dituntut hukum, Gubernur BI masuk penjara, apalagi cuma setaraf kadis provinsi, orang nias pula itu

  6. alma aletta Says:

    hello mr.franky… what’s going on with u?did mr.taroni hia hurt u?
    sentimen amat sieh pakk… dulu profesi bapak tumin ya, trus ga dikasi duit oleh pak taroni?jadi dendam pribadi duonk…kacian bgt.ngaca donk pak, yg sakit jiwa ya bapak sendiri….
    so what gt loh kalo org nias?bisa jadi kadis kn jg prestasi.bapak sendiri emangnya apa? what a pitty u r!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: